DPD RI Bantu Perjuangkan Status DPRD RI

Jakarta, dpd.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPRD RI) kini dipertanyakan statusnya, apakah termasuk lembaga legislatif atau termasuk dalam rezim pemerintah daerah ?. Apalagi saat ini Anggota DPRD sering dibandingkan dengan Kepala Daerah, padahal status mereka berbeda. Ditambah lagi dengan UU Nomor 32 Tahun 2004 yang semakin melemahkan posisi DPRD RI.

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang juga mewakili masyarakat daerah ingijn memperjuangkan dan mempertegas status DPRD RI yang sedang berada dipersimpangan jalan ini ke dalam amandemen ke-5 UUD 1945. ”Walaupun peran DPD RI masih sering  dipertanyakan, tapi kami (DPD RI) ingin memperjuangkan status DPRD RI dalam amandemen ke-5 nanti”, jelas Alirman Sori, Anggota DPD RI asal Sumatera Barat dalam Dialog Kenegaraan yang diadakan oleh DPD RI, di Kompleks Parlemen- Senayan-Jakarta, (23/11/2011).

Tetapi menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo, DPRD RI tidak masuk kedalam lembaga legislatif. Seharusnya DPRD RI  bisa menggunakan hak-hak mereka seperti hak interplasi dan hak mengeluarkan pendapat untuk memperjuangkan status mereka. ”Mereka tidak menggunakan hak-hak mereka dengan baik dan hanya menuntut apa yang seharusnya mereka dapatkan”, katanya.

Irman Putra Sidin (Pakar Hukum Tata Negara) yang juga menjadi narasumber mengemukakan, bahwa DPRD RI terlihat seperti tidak serius memperjuangkan status mereka sendiri. Namun Irman mendukung upaya DPD RI untuk memperjuangkan status DPRD dalam amandemen ke-5 UUD 1945.

About msidikp

Belajar Nge-Blog

Posted on November 26, 2011, in General Info. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: